<div style="background-color: #b01313;"><a href="http://news.rsspump.com/" title="">news</a></div>

Kekalahan Foke : Karena Mesin Partai Dan Ormas Tidak Berjalan

Putaran kedua Pemilukada yang digelar 20 September 2012 kemaren berjalan lancar. Warga masyarakat secara serentak datang ke TPS untuk memberikan hak suaranya. Tidak ada insiden berarti dalam pelaksanaan tersebut. Semua berjalan aman dan tertib, penghitungan suara yang dilakukan quik qoun juga berjalan sesuai rencana. Dalam penghitungan cepat tersebut pasangan Fauzi Bowo – Nachrowi Ramli mendapatkan suara 46,75 % suara, sementara pasangan Joko Widodo – Ahok memperoleh 53,88 %.

Rasa kecewa sudah pasti ada, terutama dari kalangan pendukung, begitu juga partai politik maupun ormas pendukung. Pada hal kalau melihat kondisi yang ada dari kalkulasi perhitungan politik bahwa mesin partai dan mesin organisasi masyarakat pengusung tidak berjalan.

Selain kedua mesin penggerak tersebut para pekerja didalam mensukseskan pasangan Cagub-cawagub juga tidak berfungsi. Mereka hanya memperalat cagub-cawagub tapi tidak bekerja maksimal. Mereka juga hanya mengandalkan atribut maupun propaganda lainnya. Tapi pendekatan psykologis terhadap rakyat sama sekali tidak digarap. Kita sama tahu bahwa posisi rakyat sebagai yang mempunyai hak pilih sama sekali tidak disentuh, baik oleh tim sukses maupun partai pendukung lainnya, sehingga ketika hari yang ditentukan mereka justru melakukan tindakan demonstrative beralih pilihan.

Aspek lainnya, karena citra Fauzi Bowo di masyarakat sudah jelek. Bukan hanya pada tingkatan masyarakat, pada birokrasi juga citra itu sudah tidak bisa lagi dibangun sehingga para pejabat di Pemerintahan Daerah lebih bersikaf apriori terhadap gubernurnya sendiri. Para elit di birokrasi lebih paham ketimbang masyarakat dibawah, bagi masyarakat akar rumput hanya mengandalkan satu kata yaitu “ Perubahan “.

Kalau saja imaj di birokrasi sejak terpilihnya Fauzi Bowo menjadi gubernur mampu dibangun, mustahil para elit birokrasi di Pemerintahan itu akan balelo. Justru disini pokok permasalahan terhadap kekalahan beliau dalam putaran kedua ini. Proses kerja serta strategi yang dilakukan oleh para pekerja yang tergabung melalui komunitas seperti Bamus Betawi, maupun organisasi kemasyarakatan lainnya dapat bekerja maksimal, dari sejak putaran pertama 11 Juli 2012 lalu pasangan ini sudah menjadi pemenang.

Persoalan itu sudah tidak perlu lagi dibahas apa lagi diperbincangkan, semua sudah terjadi, kita tinggal menerima saja hasilnya. Tidak perlu harus menjadikan kekalahan ini sebagai sebuah musibah, melainkan kekalahan ini bisa dijadikan sebagai pendidikan politik bagi masyarakat dan elit politik didalam mencari figure seorang pemimpin. Kita serahkan saja kepada pasangan terpilih untuk dapat membenahi Jakarta. Salah mempersalahkan dari semua kejadian tidak ada gunanya. Karena setiap ada pesta demokrasi istilah siap kalah dan siap menang tetap harus dijunjung tinggi. Jadi disini masyarakat sudah cerdas didalam menentukan pilihannya, mereka tidak tergiur oleh berbagai julukan, berbagai intimidasi maupun berbagai bentuk propaganda politik. Hati nurani masyarakatlah yang menentukan terhadap kepemimpinan  Jakarta.

Ini sudah menjadi kenyataan. Kekalahan ini bukan suatu kekalahan mutlak, melainkan sebagai suatu kekalahan yang tertunda, artinya para elit dapat berfikir lebih jernih lagi. Kalau sudah demikian, persoalan perekrtutan harus segera dilakukan perubahan secara signifikan. Agar kedepan para elit dapat mencari format baru ketika akan melakukan pesta demokrasi.

Rakyat boleh dibilang mempunyai posisi yang lemah didalam politik, namun tidak didalam menentukan pilihan. Rakyat sudah pintar memilih, rakyat sudah terbentuk sejak pertama Indonesia mulai melakukan Pemilu. Bukan hanya pada Pilkada saja, pada Pileg, Pilpres, juga demikian, jadi kita tidak boleh menganggap rendah mereka. Kita harus melihat bahwa rakyat mempunyai pilihan lain, pilihan yang mampu melakukan perubahan, sehingga kehidupan mereka dapat teraplekasikan dengan baik dan benar.

( legino. Jr )

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

About Admin

Mengungkap Kebenaran Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*