<div style="background-color: #db112c;"><a href="http://www.adamazer.com/" title="">amazon banners</a></div>

Terkait Pilkada Kolaka Surat Edaran Dirjen Otda Ditolak

Kolaka,Ssanderaultra, indonesiaxpost- Sekalipun kabupaten kolaka timur,Sulawesi tenggara,telah mekar sebagai daerah otonomi baru DOB, yang sesuai dengan UU Nomor 8 tahun 2013 lalu,dan secara administrasi daerah tersebut terpisah dengan kabupaten kolaka, pasalnya kabupaten koltim sekarang ini sudah memiliki Plt Bupati yang mengatur pemerintahan sendiri.

Namun terkait permasalahan pilkada kolaka, isu surat edaran Otda yang membolehkan kabupaten Koltim ikut memilih calon Bupati kolaka, menimbulkan masalah baru bagi kabupaten kolaka yang sebentar lagi akan melakukan pemilihan kepala daerah Bupati baru periode 2014-2019 mendatang.

Surat edaran dirjen otonomi daerah pusat yang ditujukan kepada gubernur Sulawesi tenggara tersebut yang membenarkan kabupaten koltim untuk memilih kepala daerah kabupaten Kolaka dianggap sebagai profokator kerusuhan nantinya ditengah pesta demokrasi pilkada kolaka.

“apa kekuatan hukumnya, sehingga masyarakat kabupaten kolaka timur dibolehkan untuk memilih kepala daerah Kolaka, dan kalau ini terjadi malah akan menjadi kasus yang sama dikabupaten palopo Sulawesi selatan”. Lantang Jabir sebagai orator

Dalam aksi penolakan tersebut ratusan pengunjuk rasa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam HMI Kolaka bersama Aliansi Lembaga Sawadaya Masyarakat LSM  melakukan penyanderaan kendaraan mobil dinas pemda kolaka.

Yal ini dilakuakan, adalah bentuk penolakan terhadap kebijakan surat edaran otonomi daerah pusat kepada gubernur sultra yang mengijinkan kabupaten kolaka untuk memilih kepala daerah kabupaten kolaka periode 2014-2019 mendatang.

‘inti aksi kali ini, kami mendesak kepada DPRD kolaka serta KPUD bersama pemda kolaka, untuk menyapakati bersama penolakan terhadap surat edaran dirjen Otda yang terkesan akan menjadi profokator ditengah masyarakat, apalagi kabupaten kolaka sebentar lagi akan melakukan pemilihan kepala daerah sebagi bupati baru, jelasnya kami menolak masyarakat kabupaten kolaka timur untuk ikut memilih bupati kolaka yang baru”, Tegas para demonstran (okyl)

 

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

About Admin

Mengungkap Kebenaran Berita

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*
*